Kamis, 11 April 2013

Tips Fotografi Bagi Pemula

Beberapa orang mungkin akan bingung belajar fotografi darimana,dan bagaimana memulainya? Berikut tips atau informasi yang harus anda ketahui untuk memulai fotografi dengan praktis.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAvbjr7D_Eg4Dq_MtScHBsN3_B4GOJUdjzOKqq_2uuOVpheLpIQa_zcmSrR55jGG4jXYeZjIct7imDmtqmjRI0H78rg6tCO_5vVl2RSnNxis-fXsCihAtkA7adve05SCzANtV6waCSBXw/s1600/canon-eos-350d-slr-digital-camera.jpg

  1. Yang pertama kita lakukan adalah punya kamera, hehe singkatnya bagaimana kita mempelajari ilmu fotografi jika tidak punya kamera. kamera terbagi menjadi dua yaitu Digital dan DSLR.  Nah kalian punya yang mana? semua bisa digunakan dengan baik.

  2. Pelajarilah tentang eksposur cahaya kamera yang anda miliki, karena cahaya foto itu bisa terbentuk, kita sebagai fotografer harus bisa mengendalikan jumlah cahaya yang masuk dengan mengubah besarnya bukaan lensa, kecepatan rana dan ISO. Jadi intinya fotografi adalah eksposur.

  3. Pelajarilah kamera anda dari segi mode-modenya, auto fokus dan pengukuran cahaya serta kedalaman fokus atau depth of field dan faktor-faktornya

  4. Pelajarilah karakter cahaya terutama intensitas cahaya dan arah.

  5. Pelajarilah bagaimana mengambil gambar yang tajam (tidak kabur) serta komposisi gambar yang baik dan menarik.

  6.  Anda harus bercerita lewat foto, entah dengan satu foto atau satu seri foto, belajar mengolah foto dengan efek digital.
Itulah sedikit informasi bagaimana untuk memulai menjadi seorang fotografer profesional, fotografi adalah inlmu yang berkembang tak ada habisnya, jangan pernah menyerah jika mengaami kesulitan dalam fotografi, belajarlah dan terus praktekan sampai anda memahaminya.

Sumber

Sabtu, 23 Februari 2013

Definisi Rekayasa Perangkat Lunak


Rekayasa perangkat lunak - atau RPL adalah istilah Software Engineering (SE)  yang mulai dipopulerkan pada tahun 1968 pada Software Engineering Conference yang diselenggarakan oleh NATO adalah Disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Ada 2 istilah kunci disini :

  1. Disiplin rekayasa” yaitu Perekayasa membuat suatu alat bekerja.  Menerapkan sebuah teori, metode, dan alat bantu yang sesuai. selain itu perekayasa menggunakannya dengan selektif dan selalu mencoba mencari solusi terhadap permasalahan.
  2. Semua aspek produksi perangkat lunak yakni RPL tidak hanya berhubungan dengan proses teknis dari pengembangan perangkat lunak tetapi juga dengan kegiatan seperti Manajemen proyek PL dan pengembangan alat bantu, metode, dan teori untuk mendukung produksi PL.

Perbedaan antara RPL dengan Computer Science

Intinya, computer science berhubungan dengan teori dan metode yang mendasari sistem komputer dan perangkat lunak, sedangkan RPL berhubungan dengan praktek dalam memproduksi perangkat lunak.

Perbedaan RPL dengan Rekayasa Sistem
Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa PL dan proses. RPL adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan PL, infrasktruktur, kontrol, aplikasi dan database pada sistem.

Proses Perangkat Lunak
Serangkaian kegiatan dan hasil-hasil yang relevan yang menghasilkan perangkat lunak adalah  sebagian besar dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak.

Ada 4 kegiatan/aktivitas pada proses PL :

  1. Spesifikikasi Perangkat Lunak adalah Fungsionalitas perangkat lunak dan batasan kemampuan operasinya harus didefinisikan.
  2. Pengembangan Perangkat Lunak adalah Perangkat lunak yang memenuhi spesifikasi harus di produksi
  3. Validasi Perangkat Lunak adalah Perangkat lunak harus divalidasi untuk menjamin bahwa perangkat lunak melakukan apa yang diinginkan oleh pelanggan.
  4. Evolusi Perangkat Lunak adalah Perangkat lunak harus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.



Definisi Perangkat Lunak


Perangkat Lunak (Software) tidak sama dengan program komputer. Perangkat lunak tidak hanya mencakup program, tetapi juga semua dokumentasi dan konfigurasi data yang berhubungan, yang diperlukan untuk membuat agar program beroperasi dengan benar.

Perangkat lunak adalah sebuah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa ditulis dan dibaca oleh komputer atau bisa disebut bagian sistem komputer yang tidak berwujud atau tidak terlihat. Istilah ini adalah kebalikan dari perangkat keras komputer.

Sistem Perangkat Lunak terdiri dari :

  • Sejumlah program yg terpisah
  • File-file konfigurasi
  • Dokumentasi sistem
  • Dokumentasi User

Dua tipe produk perangkat lunak :

  1. Produk Generik yaitu Sistem stand-alone standar yg diproduksi oleh organisasi pengembang dan dijual ke pasar terbuka ke siapapun yg membelinya. Biasa disebut sebagai software shrink-wrapped. Contoh : pengolah kata (word processor).
  2. Produk pesanan (yang disesuaikan) yakni Sistem yg dipesan oleh pelanggan tertentu. Dikembangkan khusus bagi pelanggan oleh kontraktor perangkat lunak. Contoh : Sistem untuk mendukung proses bisnis tertentu dan sistem kontrol lalu lintas udara. 

Perbedaan PENTING antara tipe2 perangkat lunak :

  1. Pada produk generik, organisasi yang mengembangkan perangkat lunak mengontrol spesifikasi perangkat lunak.
  2. Pada produk pesanan, spesifikasi biasanya dikembangkan dan dikontrol oleh organisasi yang membeli perangkat lunak tersebut.
Sumber : Materi kuliah

Kamis, 27 Desember 2012

Query Builder dan Pemetaan Kependudukan Wilayah Peta Jogja


Emilia Yanti Lestika
10.11.3586
GIS6

  1.  Buka Project sebelumnya --.Digitasi peta jogja menggunakan edit tool dan MNDR


  2. Aktifkan extension  JPEG(JFIF) Image Support, EDit Tools(ver3.1) dan MNDR Stream Digitizing
  3. Membuka tabel map yang sudah dibuat

    Theme --> Tabel


  4. Klik Theme --> Start Editing

    Kemudian tambahkan field kecamatan, penduduk, luas(dalam satuan km2) dan luas (dalam satuam mil2)


  5. si field tersebut sesuai dengan data kependudukan wilayah kota yogyakarta

    Klik menu Edit pada bar


    Jika sudah selesai kemudian stope editing melalui Theme
  6. Membuat Grafik/ Chart

    Klik menu chart pada bar, maka akan muncul jendela propertis, kemudian isi nama field sesuai chart yang akan anda buat.

    Misal akan membuat chart penduduk, maka add field penduduk, kemudian pada label series using pilihlah label kecamatan, kemudian OK. maka akan tampil seperti dibawah ini:


  • Query Builder

    Berikut ini adalah contoh penggunaan query builder menggunakan and dan or
    Pertama-tama klik menu query builder pada bar



  • untuk query and

    Missal: ([Luas(km2)] > 6.5) and ([Penduduk] >=1500)
    Menunjukkan bagian daerah yang mempunyai luas lebih dari 6,5 km2 dan dengan jumlah penduduk lebih dari samadengan 1500.



  • untuk query or
Missal: ([Luas(km2)] > 6.5) or ([Penduduk] >=50000)
Menunjukkan bagian daerah yang mempunyai luas lebih dari 6,5 km2 atau dengan jumlah penduduk lebih dari samadengan 50000.




Emilia Yanti Lestika
10.11.3586
GIS6

Digitasi peta Jogja menggunakan Edit Tool 3.1 dan MNDR


Emilia Yanti Lestika
10.11.3586
GIS6
  1. Siapkan peta jogja
  2. Download file extension  EXT 32.zip
    Setelah didownload kemudian diextrak lalu copykan semua isi folder ke direktori ESRI\AV_GIS30\ARCVIEW\EXT32
  3. Open ArcView GIS 3.3
  4. Aktifkan extensiFile --> extension  -->  pilih Edit Tools(ver3.1) dan MNDR Stream digitizing Extension --> OK

  5. Buatlah project baruFile -->   new  -->  cari folder penyimpanan peta
  6.  Tambahkan Peta JogjaView  --> add Thems
  7. Buat Theme BaruView  -->    New Thems                 -->  Pilih Line  -->  OK
  8. Kemudian lakukan digitasi pada peta mengeklik open stream digitizing lalu pilih stream digitizing line




Proses digitisasi



Hasil digitisasi

9.      Kemudian klik tombol ET --> Edit themes -->Yes
Maka akan muncul ET Polyline




Pilih Start Editing --> Clean
Kemudian klik intersect kemudian analize, maka akan muncul node-node merah yang menandakan garis yang kurang tepat.




Kemudian Perbaiki garis yang masih terlihat titik merah menggunakan PolyLine  Edit Tool
Close clean terlebih dahulu, kemudian pilih Show Edit Tool
Edit sampai tidak ada titik merah yang terlihat.


Kemudian close edit show-->stop editing, jangan lupa klik save untuk menyimpan hasil editing tadi

10.  Build Polygone melakukan save polyline dan polygon kemudian akan muncul tampilan seperti ini 



Hasil Akhir

Emilia Yanti Lestika
10.11.3586
GIS6